JENIS SABLON KAOS TERBAIK-01

JENIS – JENIS SABLON KAOS TERBAIK

Jenis Sablon Kaos Terbaik

Dalam dunia sablon, selain kualitas hasil sablon juga perlu diperhatikan tampilan sablon itu sendiri. Caranya ialah dengan menilai jenis tinta sablon yang digunakan. Selain dari segi keahlian pekerja dan tingkat kreatifitas, jenis sablon atau merek sablon yang digunakan juga sangat mempengaruhi hasil sablonan pada kaos. Sebagai informasi tambahan, berikut ini kami paparkan detail informasi mengenai daftar jenis sablon kaos terbaik.

1. Sablon Rubber

Sablon rubber juga biasa disebut dengan istilah sablon karet. Hal ini dikarenakan sablon jenis ini memiliki sifat alami yang bisa menutupi serat kain yang timbul dan hasilnya jauh lebih elastis seperti karet. Kepekatan tinta sablon rubber diklaim sangat cocok untuk penyablonan kain yang berwarna gelap. Penggunaan sablon jenis ini tidak hanya untuk kegiatan sablon utama, melainkan juga bisa digunakan sebagai teknik penyablonan dasar sebelum sebuah kain menggunakan sablon jenis lainnya.  Perlu diketahui, sablon rubber memiliki tinta yang cenderung lebih awet dan bisa disetrika.

2. Sablon Pigmen

Posisi selanjutnya ada sablon pigmen yang merupakan salah satu jenis sablon terbaik yang paling banyak digunakan saat ini. Sablon jenis ini sangat bagus digunakan untuk teknik penyablonan kain berwarna terang. Hal ini dikarenakan tinta pada sablon pigmen sangat mudah menyerap ke dalam serat kain. Berbeda dari sablon rubber yang penggunaannya lebih kain berwarna gelap, kekurangan dari sablon pigmen ialah tidak bisa digunakan untuk penyablonan pada kain gelap. Biasanya warna tinta sablon pigmen akan kalah dengan warna gelap kain itu sendiri.

3. Sablon Super White

Berikutnya ada sablon super white yang merupakan salah satu jenis sablon kaos terbaik yang menjadi pilihan utama industri konveksi saat ini. Sablon jenis ini memiliki sifat dasar yang hampir sama dengan sablon rubber, yakni bisa menembus serat kain. Perbedaannya, sablon super white memiliki tinta yang jauh lebih transparan dan biasanya tersedia dalam 2 pilihan warna yaitu white dan colour. Sablon jenis ini juga bisa digunakan untuk penyablonan kain berwarna gelap lho.

4. Sablon Plastisol

Sablon plastisol merupakan jenis sablon yang terbuat dari tinta minyak atau PVC sehingga memiliki daya rekat yang paling kuat dibandingkan jenis tinta pada sablon lainnya. Fakta ini menyebabkan sablon plastisol sangat cocok digunakan untuk mencetak dot atau raster yang kecil. Selain itu, sablon plastisol juga ditawar dengan harga yang lumayan mahal sebanding dengan kualitas hasil penyeblonan nantinya. Perlu diketahui, hasil penyablonan menggunakan sablon plastisol tidak bisa kering pada suhu di bawah 160 derajat celcius. Maka dari itu, Anda membutuhkan peralatan khusus untuk membantu proses pengeringannya.

5. Sablon Floaking

Selanjutnya ada jenis sablon floaking yang proses penyablonannya membutuhkan beberapa bahan tambahan lain seperti beludru sebagai bahan lapisan. Penggunaan  bahan lain ini juga bertujuan untuk membentuk permukaan yang timbul dan dilekatkan pada perekat tertentu. Sablon floaking tersedia dalam 2 jenis, yaitu bubuk dan lembaran. Untuk melakukan teknik penyablonan sablon floaking dibutuhkan alat presser agar sablon bisa merekat  lebih kuat.

6. Sablon Polyflex

Sablon jenis ini sangat unggul dalam menciptakan warna-warna padat yang membutuhkan ketajaman warna tinggi. Sablon polyflex tergolong juga sebagai sablon digital dan juga tidak memiliki minimum order. Sablon polyflex juga sering dipakai untuk pembuatan nomer pada jersey sepak bola. Sablon polyflex bisa diaplikasikan pada banyak jenis bahan dari katun hingga polyster.

7. Sablon DTG

Terakhir ada sablon DTG yang merupakan jenis sablon paling hits saat ini. Tahapan penyablonan menggunakan sablon DTG dilakukan dengan menggunakan mesin digital sehingga hasilnya sangat jelas dan detail. Sablon jenis ini sangat sering digunakan dalam tahap produksi kaos massal, seperti produksi kaos partai, kaos komunitas dan lainnya. Hasil cetak dan penyablonan pada kaos putih dijamin akan sangat memuaskan. Hanya saja, bayaran untuk jenis sablon kaos terbaik ini memang agak lumayan tinggi karena tinta yang digunakan dijual dengan harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis tinta pada sablon lainnya.

8. Sablon Discharge

Teknik sablon selanjutnya yang seringkali digunakan dalam pembuatan kaos distro adalah metode sablon discharge yang juga dikenal sebagai teknik dari cabut warna. Untuk metode sablon yang satu ini umumnya akan memberikan hasil yang lebih sempurna apabila diaplikasikan pada bahan atau kain dengan warna gelap.

Pasalnya hasil cetakan tersebut akan memberikan kesan yang lebih alami, dan juga memberikan tampilan dengan kesan seperti motif asli dari kain yang dimilikinya. Namun patut untuk anda ketahui, bahwa teknik yang satu ini umumnya cocok apabila diterapkan pada jenis kain katun dengan konsentrasi tinggi. Selain itu, metode sablon yang satu ini juga akan sulit dilakukan pada kain dengan warna biru, hijau, serta ungu.

9. Sablon Glow In The Dark

Glow in the dark itulah sebutan yang banyak digunakan untuk jenis metode sablon dari kaos distro yang satu ini. Untuk membuat sablonan dengan konsep berbeda dari produk kaos distro lain, maka bahan-bahan yang dikumpulkan untuk digunakan pun diantaranya terdiri dari sablon plastisol, rubber, serta penambahan dari bahan fosfor yang dapat memberikan tampilan menyala ketika berada di dalam kegelapan. Tampilan sablonan ini akan memberikan efek yang bagus dan juga lebih tahan lama karena dicampurkan dengan beragam bahan pada proses pembuatan desain sablon kaos distro yang ada lainnya.

 

Jasa Sablon Depo Kaos

Sablon Kaos – Depo Kaos

Depo Kaos – Pusatnya Kaos Polos, Sablon & Bordir

Kami melayani berbagai macam kebutuhan sablon kaos baik sablon dengan jenis rubber maupun plastisol. Kami hanya menggunakan kaos dengan kualitas terbaik dan tinta sablon terbaik untuk menghasilkan kaos sablon yang bagus dan tahan lama. Selain itu, tersedia gratis jasa desain bagi pembeli dengan kuantitas di atas 1 lusin. Berikut ini adalah  proses sablon dan portfolio customer yang telah kami kerjakan.

Proses Sablon Screenscreen pada permukaan kaos.

Proses Penyablonan Depo kaos

Proses penyablonan kaos.

Proses Press Sablon Depo Kaos

Porses press pada kaos yang sudah di sablon.

Portfolio kaos Kulo Cafe

Sablon Kaos Kulo Cafe – Jelambar, Jakarta

Sablon hoodie untuk acara gathering liburan kantor

Portfolio Sablon Kaos Gathering Keluarga 1

Sablon kaos gathering keluarga

Portfolio Sablon Kaos Gathering Keluarga

Sablon kaos gathering keluarga

Portfolio kaos sablon 17-an

Sablon kaos acara 17-an

Portfolio kaos natal

Portfolio kaos natal

Portfolio kaos komunitas

Sablon kaos untuk kegiatan komunitas

Untuk info dan pemesanan silakan hubungi WA 0811 922 1455 atau WA 0857 1818 5120. Bisa juga datang langsung ke store Depo Kaos di Rukan Sedayu Square Blok G3 & G5 Jl.Outer Ringroad Cengkareng – Jakarta Barat. Yuk gak perlu ragu lagi, buktikan dan pesan sekarang untuk momen spesial anda bersama keluarga atau kerabat. Selain itu, Depo Kaos juga melayani keperluan seragam kantor, kaos promosi, kaos gathering/outing, dan kaos sablon untuk acara khusus lainya.

Jenis Bahan Kain Kaos

PILIHAN JENIS BAHAN:

1. Katun Combed 20’s & Katun Combed 30’s

Bahan cotton combed terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan cotton combed memiliki tekstur yang halus, dingin, nyaman, menyerap keringat, sehingga sangat nyaman. Jenis cotton yang satu ini memiliki serat benang yang lebih halus dan rata. Ada beberapa jenis kain cotton combed yang ada di pasaran. Hal ini dibedakan berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasinya (gr/m2). Dalam hal ini Depo Kaos menyediakan 3 varian combed yaitu cotton combed 20s, 24, dan 30s.
Hal yang membedakan adalah tingkat ketebaan kain. Kain 20s memiliki ketebalan yang paling tebal, sedangkan combed 30s memiliki ketebalan yang paling tipis. Kain Combed 20s merupakan kain yang paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena selain kenyamanan ketika digunakan.

2. Katun Kardet

Kain cotton cardet memiliki serat benang yang kurang halus dibandingkan dengan kain cotton combed karena harganya relatif lebih murah dibandingkan dengan cotton combed. Walaupun kurang halus bahan ini tetap enak untuk dipakai. Bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, misalnya untuk kaos pabrik, seragam buruh, dan juga kaos oblong untuk olahraga.

2. TC

Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan dengan bahan kaos katun (Cotton), bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Namun kain TC memiliki kelebihan yaitu jenis bahan TC lebih tahan ’shrinkage’ (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah bila dibandingkan dengan cotton combed

4. PE Double & PE Single (Polyster)

Polyester sesuai namanya, merupakan bahan serat sintetis yang terbuat dari bahan ester (dalam hal ini adalah hasil sampingan minyak bumi dan dibuat bahan berupa serat fiberpoly). Apabila dibandingkan dengan katun, kain jenis ini lebih tipis, agak kasar, dan tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat panas ketika dipakai.

5. Lacoste katun

Lacoste adalah sebutan untuk bahan poloshirt, mempunyai teksture berpori-pori pada 2 sisi bahannya (luar dan dalam). Seperti jenis cotton lainnya, Lacoste cotton juga nyaman di pakai dan dingin. Sebanding dengan kualitasnya, harganya juga yang paling tinggi.

6. Hyget

Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Oleh karena itu harganya sangat murah. Namun bahan ini, bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan kaos. Biasanya pembuatan kaos dengan bahan ini dilakukan jika ingin membuat kaos dengan jumlah massal tetapi dana yang tersedia tidak terlalu banyak. Bahan ini banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai, pilkada, dll.